Sabtu, 21 Juni 2008
Grindfest 2008
Ya Grindfest 2008 diadakan di Stardust Cafe Sarinah Thamrin. Acara yang sudah lama saya tunggu - tunggu. Sangat antusias dari beberapa minggu ke belakang untuk menunggu datangnya acara ini. Ya semoga besok rencana saya untuk datang ke acara ini lancar. Amin.
Grindfest besok akan ada band - band liar dan grinding of course. Antara lain seperti Rajasinga, Dead Vertical, Tersanjug13,Proletar,Datered,Borox,Grave Dancers, Bleeding Flesh, dan masih banyak band hebat yang lain tentunya. Band yang sangat saya tunggu - tunggu adalah band dari Bandung yaitu Rajasinga dan band dari Jakarta Timur Dead Vertical!! Yeahh!! Beberapa waktu yang lalu saya membeli album kedua band ini, yaitu "Pandora" dari Rajasinga dan "Infecting The World" dari Dead Vertical. Setelah saya mendengar kalau mereka akan tampil di Grindfest 2008 saya langsung mempersiapkan diri untuk berpogo ria di Grindfest 2008. Yeah!! Akan menjadi hancur Stardust bila dua band ini main satu panggung!Haha. Jadi kalian yang ingin menikmati Grindfest 2008 ini datang saja ke Stardust Cafe lantai 14 Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat. Hehe. Well see you all at the gig! Dan tunggu postingan saya berikutnya, karena sepertinya saya akan memposting mengenai Grindfest 2008 ini! Hehe. Yeah!!!
.arwahneraka.
Jumat, 20 Juni 2008
Efek Rumah Kaca - Peluncuran Nada Sambung Pribadi "Di Udara"


"...ku bisa tenggelam di lautan, ku bisa di racun di udara..."
Begitulah sebuah petikan lirik dari lagu "Di Udara" dari Efek Rumah Kaca yang kemarin malam pada tanggal 20 Juni 2008 telah meluncurkan nada sambung pribadi untuk lagu tersebut.
Sejak sekitar sehabis Maghrib sudah lumayan banyak penggemar ERK yang nongkrong di Timeout Cafe Pasar Festival, Kuningan. Ada yang menunggu sambil memesan minuman dan berbincang - bincang dengan kolega nya, namun ada juga yang menunggu acara dengan duduk di lantai dan trotoar jalanan. Nampak di kalangan para penonton terlihat para personil ERK sendiri, yakni Cholil, Adrian, dan Akbar. Mereka nampak sedang berbincang - bincang dengan para rekan - rekan mereka. Berhubung acara ini adalah peluncuran nada sambung pribadi lagu "Di Udara" yang didedikasikan untuk Alm. Munir, tampak juga istri dari Alm. Munir Ibu Suciwati dan putranya. Sepertinya pihak acara mengundang Ibu Suciwati untuk menghadiri acara semalam untuk menunjukkan dedikasi yang begitu besar dari ERK dan teman - teman kepada Alm. Munir. Tidak lupa juga bahwa seluruh royalti RBT "Di Udara" akan didonasikan kepada Munir Institute. Yakni sebuah jaringan institusi di bidang pendidikan yang bertujuan untuk menginspirasi publik akan spirit Munir. Sungguh begitu besar dedikasi dari ERK untuk Almarhum.
Langsung saja ke acara. Sekitar pukul 19.00 dua MC pun memegang mic dan membuka acara. Tidak lama setelah itu para penonton diajak untuk menyaksikan pemutaran film "Bunga Dibakar" karya Ratrikala Bhre Aditya. Sebuah dokumenter yang menceritakan tentang Munir dan betapa besarnya beliau, namun banyak orang yang memandang beliau sebelah mata dan tidak suka kepadanya. Secara pribadi saya menyukai film tersebut, dan nampaknya para hadirin yang lain pun juga. Tapi saya tidak akan membahas mengenai film itu pada kesempatan kali ini. Berikutnya acara dilanjutkan dengan pemutaran video klip "Di Udara" karya Adi Cumi. Saya sudah pernah menyaksikan video klip tersebut di Youtube beberapa waktu lalu, tapi rasanya saya belom bosan menyaksikannya berulang - ulang. Dan satu kata untuk video klipnya KEREN!! Saksikan sendiri bila penasaran. Lanjut ke acara, berikutnya adalah penampilan dari beberapa band yang mengisi acara antara lain, Lull, Epic, It's Different Class, sebelum akhirnya ditutup oleh Efek Rumah Kaca sendiri. Sayang saya tidak menonton band - band pembuka ERK kecuali Lull karena ada keperluan. Lull tampil begitu memukau semalam dan pada lagu terakhir mereka membawakan lagu dari Young & Restless (kalo tidak salah). Setelah Lull tampil, ERK pun tampil dan para penonton pun langsung memadati venue. Mereka yang tadinya hanya duduk - duduk seakan dipanggil oleh sinyal ERK dan venue cafe yang berkapasitas kecil itu dipenuhi dengan penonton. Ada yang duduk di lantai di depan ERK main, ada juga yang di belakang berdiri sambil berusaha menyaksikan penampilan dari ERK, bahkan sampai ada yang berdiri di kursi karena tidak bisa melihat dengan berdiri.Hehe. ERK tampil ciamik sekali semalam. ERK tampil tidak begitu lama, namun tetap saja kualitas performa merek dua jempol bahkan empat jempol jika dihitung jempol kaki saya. Mereka membawakan tembang - tembang dari album pertama mereka seperti "Debu - Debu Beterbangan", "Desember", "Sebelah Mata", dan juga sebuah lagu yang akan keluar di album ke-2 nanti yang berjudul "Hujan Jangan Marah", penampilan ditutup dengan lagu Di Udara(kan acaranya juga peluncuran nsp Di Udara, hehe). Namun penonton tidak puas merek mau lagi. Akhirnya dengan baik hati ERK pun memberikan encore dengan membawakan lagu "Jalang."
Sungguh sebuah acara yang hebat dan mulia sekali. Sungguh salut saya sebesar - besarnya untuk ERK dan penyelenggara. Hebat sekali menyaksikan sebuah band yang begitu besarnya dedikasi mereka untuk seorang yang begitu besar perannya terhadap negara ini. Seorang tokoh yang tidak pernah takut untuk membela kebenaran, seorang tokoh yang masih peduli dengan negeri ini, namun sayangnya banyak dari mereka yang tidak senang dan cenderung mengeleminasi beliau dari peradaban.
Munir, Semoga dirimu tenang kini.
"...tapi aku tak pernah mati, tak akan berhenti..."
.arwahneraka.
Begitulah sebuah petikan lirik dari lagu "Di Udara" dari Efek Rumah Kaca yang kemarin malam pada tanggal 20 Juni 2008 telah meluncurkan nada sambung pribadi untuk lagu tersebut.
Sejak sekitar sehabis Maghrib sudah lumayan banyak penggemar ERK yang nongkrong di Timeout Cafe Pasar Festival, Kuningan. Ada yang menunggu sambil memesan minuman dan berbincang - bincang dengan kolega nya, namun ada juga yang menunggu acara dengan duduk di lantai dan trotoar jalanan. Nampak di kalangan para penonton terlihat para personil ERK sendiri, yakni Cholil, Adrian, dan Akbar. Mereka nampak sedang berbincang - bincang dengan para rekan - rekan mereka. Berhubung acara ini adalah peluncuran nada sambung pribadi lagu "Di Udara" yang didedikasikan untuk Alm. Munir, tampak juga istri dari Alm. Munir Ibu Suciwati dan putranya. Sepertinya pihak acara mengundang Ibu Suciwati untuk menghadiri acara semalam untuk menunjukkan dedikasi yang begitu besar dari ERK dan teman - teman kepada Alm. Munir. Tidak lupa juga bahwa seluruh royalti RBT "Di Udara" akan didonasikan kepada Munir Institute. Yakni sebuah jaringan institusi di bidang pendidikan yang bertujuan untuk menginspirasi publik akan spirit Munir. Sungguh begitu besar dedikasi dari ERK untuk Almarhum.
Langsung saja ke acara. Sekitar pukul 19.00 dua MC pun memegang mic dan membuka acara. Tidak lama setelah itu para penonton diajak untuk menyaksikan pemutaran film "Bunga Dibakar" karya Ratrikala Bhre Aditya. Sebuah dokumenter yang menceritakan tentang Munir dan betapa besarnya beliau, namun banyak orang yang memandang beliau sebelah mata dan tidak suka kepadanya. Secara pribadi saya menyukai film tersebut, dan nampaknya para hadirin yang lain pun juga. Tapi saya tidak akan membahas mengenai film itu pada kesempatan kali ini. Berikutnya acara dilanjutkan dengan pemutaran video klip "Di Udara" karya Adi Cumi. Saya sudah pernah menyaksikan video klip tersebut di Youtube beberapa waktu lalu, tapi rasanya saya belom bosan menyaksikannya berulang - ulang. Dan satu kata untuk video klipnya KEREN!! Saksikan sendiri bila penasaran. Lanjut ke acara, berikutnya adalah penampilan dari beberapa band yang mengisi acara antara lain, Lull, Epic, It's Different Class, sebelum akhirnya ditutup oleh Efek Rumah Kaca sendiri. Sayang saya tidak menonton band - band pembuka ERK kecuali Lull karena ada keperluan. Lull tampil begitu memukau semalam dan pada lagu terakhir mereka membawakan lagu dari Young & Restless (kalo tidak salah). Setelah Lull tampil, ERK pun tampil dan para penonton pun langsung memadati venue. Mereka yang tadinya hanya duduk - duduk seakan dipanggil oleh sinyal ERK dan venue cafe yang berkapasitas kecil itu dipenuhi dengan penonton. Ada yang duduk di lantai di depan ERK main, ada juga yang di belakang berdiri sambil berusaha menyaksikan penampilan dari ERK, bahkan sampai ada yang berdiri di kursi karena tidak bisa melihat dengan berdiri.Hehe. ERK tampil ciamik sekali semalam. ERK tampil tidak begitu lama, namun tetap saja kualitas performa merek dua jempol bahkan empat jempol jika dihitung jempol kaki saya. Mereka membawakan tembang - tembang dari album pertama mereka seperti "Debu - Debu Beterbangan", "Desember", "Sebelah Mata", dan juga sebuah lagu yang akan keluar di album ke-2 nanti yang berjudul "Hujan Jangan Marah", penampilan ditutup dengan lagu Di Udara(kan acaranya juga peluncuran nsp Di Udara, hehe). Namun penonton tidak puas merek mau lagi. Akhirnya dengan baik hati ERK pun memberikan encore dengan membawakan lagu "Jalang."
Sungguh sebuah acara yang hebat dan mulia sekali. Sungguh salut saya sebesar - besarnya untuk ERK dan penyelenggara. Hebat sekali menyaksikan sebuah band yang begitu besarnya dedikasi mereka untuk seorang yang begitu besar perannya terhadap negara ini. Seorang tokoh yang tidak pernah takut untuk membela kebenaran, seorang tokoh yang masih peduli dengan negeri ini, namun sayangnya banyak dari mereka yang tidak senang dan cenderung mengeleminasi beliau dari peradaban.
Munir, Semoga dirimu tenang kini.
"...tapi aku tak pernah mati, tak akan berhenti..."
.arwahneraka.
Debutan
Hell-O. Saya baru memulai menulis blog, dan sepertinya ini hanya kerjaan iseng - iseng saja untuk mengisi waktu. Siapa tau juga blog saya ini di masa depannya bisa dijadikan buku seperti Raditya Dhika(hampir ga mungkin si) Hehe. Sebenarnya saya juga tidak begitu mengerti detail tentang blogging dan orang - orang di sekeliling saya juga bukan para blogger, bahkan jarang sekali saya berbincang - bincang dengan seorang blogger. Jadi blogging ini adalah hal baru bagi saya. Jadi mohon maaf bila saya masi menulis blog seperti "rookie" hehe. Blog saya ini mungkin hanya wadah bagi saya untuk menceritakan hal - hal dalam hidup saya. Ya mungkin bila ada beberapa orang bilang ini lampiasan curhat boleh juga, terserah mereka mau bilang apa. Oke mungkin ini dulu untuk kali ini. Lumayan lah segini untuk debutan kan. Hehehe
.arwahneraka.
.arwahneraka.
Langganan:
Postingan (Atom)
