Rabu, 24 September 2008

Motley Crue Live in Singapore!


Beberapa waktu yang lalu saya mendapat informasi yang sangat mengejutkan. Mengejutkan senang tapi sekaligus juga membuat kesal dan panas. Informasi itu adalah berita dari salah satu band 80's heavy/glam metal favorit saya, Motley Crue! Jadi kabarnya adalah bahwa Nikki Sixx dan kawan - kawan akan bermain secara live di hadapan ribuan penonton Asia Tenggara! Tapi sayangnya mereka hanya akan bermain di Singapura. Tepatnya di Fort Canning Park. Damn! Kenapa tidak sekalian aja mampir ke Indonesia, kan tinggal ngesot doang!

Motley Crue akan bermain dengan lineup original nya yaitu, Nikki Sixx, Vince Neil, Tommy Lee, dan Mick Mars pada tanggal 16 Oktober 2008 nanti (paling tidak ini yang saya dapat dari sumber info). Walaupun saya tidak besar di era 80'an dan bahkan belum lahir pada saat mereka merajai dunia, saya tetap tergila - gila dengan Motley Crue sejak pertama kali mendengar musik mereka. Saya tidak peduli dengan orang - orang yang berkata bahwa glam metal adalah musik metal gay dan tidak 'metal.' Saya tetap cinta dengan Motley Crue bagaiamanapun juga. Mengapa? Because I fukkin like it! Got a problem with that? Memang, mungkin akan berbeda sensasi yang didapat jika mendengarkan heavy/glam metal seperti Motley Crue di jaman sekarang bila dibandingkan mendengarkannya pada era 80'an dahulu. Karena mungkin anak - anak dahulu mendengarkan mereka, saat era mereka benar - benar sedang semarak. Sehingga pasti aura dan atmosfirnya berbeda dari sekarang, dan juga sangat seru pastinya dulu itu. Hehe. Tapi saya mencintai musik dan semangat yang Motley Crue berikan lewat karya - karya nya. Bagi saya, Motley Crue adalah band yang sangat memberikan semangat. Semangat dalam apa saja, semangat hidup, semangat untuk tetap bersenang - senang dan being a kid, semangat untuk mengatakan "go fuck yourself!" kepada mereka pihak - pihak yang sering menganggu kebebasan kita. Mendengarkan track - track seperti 'Girls, Girls, Girls', 'Shout At The Devil' ,'Kickstart My Heart', 'Wildside', 'Dr.Feelgood' rasanya ingin selalu bersenang - senang bersama teman - teman dan menikmati hidup apa adanya. Caelah. Hehe. Tapi memang begitu menurut saya. Sehingga tetap saja rasanya ingin sekali menyaksikan mereka bermain secara live di Singapura Oktober nanti.

Tapi karena satu dan lain hal, saya tidak bisa menyaksikan mereka main di pulau seberang. Saya tidak akan curhat embel - embel alasan mengapa saya tidak bisa pergi. Tapi pasti semua orang tahu alasan utama. Yup, jika saja saya tahu berita ini dari setahun lalu mungkin saya sudah menabung dari tahun lalu untuk mempersiapkan diri dan bekal secara matang untuk menghadapi konser ini. Memang sangat disayangkan, one of my favorite band is gonna play in Singapore and I'm here sitting like an idiot. Arrgghh! Lain kali harus siap!

Untuk info lebih mengenai konser Motley Crue Live in Singapore silahkan cek di :
www.deathrockstar.info

.buayasumur.

Kembali Lagi

Setelah beberapa waktu saya tidak menulis blog, mungkin saya akan lebih sering lagi menulis di sini. Maklum beberapa waktu ke belakang saya jarang sekali blogging, dan kalau pun iya saya melakukan blogging nya di multiply saya. Sedikit promosi, check out my multiply account fellas!

www.buayasumur.multiply.com

Memang tadinya saya selalu memakai identitas 'arwahneraka' di internet, namun kin saya memutuskan untuk merubah dan mengganti identitas tersebut. Memang ini hal tidak penting dan sangat sepele, dan juga bukannya karena tidak konsisten memakai suatu id, tapi karena satu dan lain hal terpaksa saya berevolusi mengganti nama id tersebut. Hehe. Jadi, mengapa 'buayasumur' dan bukan 'arwahneraka' lagi? Simple saja, yaitu karena di multiply id 'arwahneraka' ternyata sudah taken oleh orang lain, sehingga ketika membuat multiply saya harus mencari id baru selain 'arwahneraka.' Dan pada saat itu yang terpikirkan dalam otak saya adalah kata - kata buayasumur. So there it goes, jadi lah buayasumur. Hehe Jadi, mulai sekarang arwahneraka berevoulusi menjadi buayasumur! Hehe. Termasuk di blogger ini dan di internet web lainnya, arwahneraka telah berubah menjadi buayasumur! Thanks fellas! Forgive me for this fucked up info! Hehe.

Cheers!

.buayasumur.

Selasa, 12 Agustus 2008

Jakarta Rock Parade 2008


Jakarta Rock Parade 2008 berlangsung selama 3 hari yakni dari tanggal 11-13 Juli 2008. Ya, saya datang pada hari ke-2 JRP beberapa waktu silam. Saya datang dengan beberapa orang teman saya seperti biasanya. Saya datang hari ke-2 karena mengincar dua legenda yakni Roxx dan Rumahsakit! dan juga beberapa band lain yang ingin saya tonton antara lain Mesin Tempur, Dismember, Tengkorak, Getah, dan masih banyak lagi. How was the show that day? Well lets see in my point of view fellas.

Saya tiba di venue Tennis Indoor/Outdoor Senayan sekitar pukul 1 siang.Karena di jadwal tertulis kalau Mesin Tempur main sekitar jam segitu,tapi dari luar venue tidak ada suara hingar bingar Mesin Tempur, dan keliatannya venue juga masi sangat sepi.Seperti nya panitia baru akan memulai harinya.Jadi dengan demikian keadaan saya memutuskan untuk sholat Dzuhur
dahulu di Masjid samping venue. Setelah melaksanakan ibadah Dzuhur saya dan teman - teman langsung memasuki venue. Tapi apa di dalam venue? Sepi sekali belom ada yang main. Jadi dalam Jakarta Rock Parade ini ada 4 stage(park stage,rock lounge,tennis indoor,dan tenis outdoor). Dari ke empat stage tersebut seingat saya belom ada band yang main. Saya pun bingung apakah Mesin Tempur sudah main ato belum. Saya takut Mesin Tempur sudah main ketika saya berada di luar venue. Tapi di venue tidak ada aura performance sama sekali,masi kosong dengan hanya beberapa orang penonton yang mondar mandir sana sini. Sampai sekarang pun saya tidak tahu apakah Mesin Tempur itu sudah main atau memang tidak jadi main pada hari itu. Bila ada yang tau bisa membantu saya sedikit mengenai hal ini.

Oh ya tidak lupa bahwa pada JRP hari itu band asal Australia "Young & Restless" batal tampil. Sebuah pengecewaan memang, apalagi buat salah satu teman saya yang bernama Ali. Dia ingin sekali menonton band yang digadang - gadang sebagai keturunan dari Yeah Yeah Yeahs. Sampai - sampai dia membeli tiket special performance, dimana tiket special performance harus nambah lagi Rp. 200.ooo. Tiket regular seharga Rp. 200.000 mendapatkan 3 stage tanpa special performance, sehingga bila ingin menonton special performance total rupiah yang harus dikeluarkan adalah Rp.400.000, dengan harga sebesar itu penonton diperbolehkan menonton semua stage. Tapi yang terjadi pada hari itu adalah berbeda. Karena Young & Restless dan beberapa band lain yang batal tampil di special stage, panitia dengan baik hati memperbolehkan semua orang yang beli tiket reguler masuk ke semua stage. Lalu yang terjadi dengan yang sudah membeli tiket seharga Rp. 400.000 adalah mereka diberi tiket gratis untuk Jakarta Rock Parade hari ke-3(besoknya).

Oke lanjut ke acara, performance pertama yang saya tonton adalah dari Fall. Dimana mereka hanya membawakan satu lagu! wtf! Tunggu dulu ini saya yakin bukan karena Fall malas manggung pada hari itu. Tapi sebenernya saya juga tidak tahu mengapa. Mungkin dari pihak Fall dan pihak panitia JRP ada beberapa kendala. Atau mungkin juga beberapa alasan logis lain.Yang pasti saya yakin bukan karena Fall tidak mau main.Fall adalah band hebat menurut saya. Yang nonton mereka main juga bisa dihitung dengan jari,karena mungkin waktu itu Fall main siang sekitar jam 2-3an. Roma Sophian membantu Fall mengisi gitar pada set itu. Kebetulan salah satu teman saya yang bernama Winx adalah sahabat dari vokalis Fall, Claude. Jadi setelah Fall bermain, Claude menyalami kita semua dan mengucapkan terima kasih.Hehe. Setelah Fall main,saya kebetulan melihat Ricky Siahaan gitaris Seringai sedang berlalu lalang di venue. Mungkin ini karena Ricky adalah Senior Editor Rolling Stone Magazine Indonesia, dan kebetulan Rolling Stone membuka stand di venue pada saat itu. Saya dan teman saya Ali berhasil foto bareng Ricky pada saat itu hehe.

Saya lupa siapa yang saya tonton berikutnya, tapi kalau tidak salah adalah Tengkorak. Tengkorak was great!! Yap Ombat dkk sangat hebat pada hari itu. Menghajar crowd dengan track - track seperti Konflik,United States of Asu, Mass Forgiveness,dan masi banyak lagi. Saya dapat souvenir berupa semacam aksesoris pergelangan tangan yang kalau tidak salah dilempar oleh Samir sang gitaris ketika akhir mereka manggung.Hehe. Ombat pada saat itu berkhotbah antara lain tentang bagaimana sebenarnya bahwa Amerika lah teroris sesungguhnya di dunia ini. Dan saya rasa itu benar. Dan sepertinya walaupun mereka pada set itu mengcover lagu Napalm Death yang berjudul "Suffer The Children" agama tetap jadi nomor satu buat Tengkorak. Hebat! Salut kepada Tengkorak. Oh ya saya juga melihat Ombat yang sangar melaksanakan solat Maghrib pada saat itu. Hebat! Walaupun musik grindcore tapi tidak lupa dengan yang di atas. Hehe.

Setelah Tengkorak saya menonton beberapa band lain antara lain Getah,Trauma, & LAIN. Getah hebat, dengan nuansa gothic rock nya.Cocok sekali dimainkan pada saat langit sudah gelap. Begitu juga Trauma. Band grindcore ini mampu mengumpulkan crowd pada saat mereka tampil. Lagu - lagu yang mereka bawakan adalah Liburan ke Neraka, Langit Hitam, Api Dalam Otak, dan masih banyak lagi. LAIN juga cukup enak diikuti walaupun sejujurnya saya kurang tahu lagu - lagu mereka. Tapi saya menikmati performance mereka. Sayang saya tidak menonton The Sigit. Karena pada saat yang sama saya menonton Getah. Hehe. Tak apalah saya juga sudah menonton The Sigit sebelumnya di beberapa acara. Tapi Getah belum pernah sebelumnya saya tonton. Hehe.

Saya lupa pukuk berapa pada saat itu, tapi di jadwal seharusnya Roxx sudah main, tapi kok belum main - main? Saya bingung. Sampai saat ini juga saya tidak tahu kalau apakah mereka jadi main apa tidak. Tapi yang jelas pada saat itu saya sudah mondar mandir dan menunggu mereka main di tennis outdoor tapi tidak ada! Tidak ada saudara2! Begitu juga dengan Rumahsakit nantinya yang seharusnya main di park stage. Malahan pas sudah malaman beberapa venue sudah gelap dan kosong. Saya dan teman - teman saya sangat kecewa karena hal ini. Dikabarkan juga bahwa Burgerkill dan Netral batal main. Argh saya kesal sekali pada saat itu. Tapi untungnya setelah itu saya menonton the legendaray Ucok "AKA" & Therapy Project. Hebat sekali! This is rock!! dalam hati saya berkata begitu. Walaupun sudah hampir seumur dengan kakek saya, Ucok masi tampil sangat energetic! Bahkan salah satu aksi panggungnya adalah menggantung dirinya dengan sebuah tali yang diikatkan kapda sebuah tiang gantung dengan posisi kedua kakinya di atas. Ucok "AKA" membuktikkan kepada kita bahwa "your never too old to rock" Hell Yeah! Malam itu mereka membawakan cover - cover dari Deep Purple antara lain seperti Black Night, Smoke On The Water, Soldier of Fortune, dan beberapa lagu mereka sendiri yang jujurnya saya tidak tahu. Maklumlah saya belum lahir ketika band AKA berjaya. Hehe. Sebuah performance yang excellent! Dan nampaknya semua penonton dalam tennis indoor juga berpendapat sama dengan saya. Banyak sekali yang menonton ketika Ucok "AKA" & Therapy Project tampil. Dan saya juga tidak heran dengan itu. Saya dikabarkan oleh teman saya bahwa bersamaan dengan Ucok "AKA" & Therapy Project tampil, Polyester Embassy juga bermain di luar. Sayang ketika Ucok dkk selesai Polyester Embassy juga sudah selesai. Hiks. Oh ya sebelum menonton Ucok dkk, ada band bagus yang bernama G-Pluck bermain di luar. Mereka sepertinya semacam tribute to The Beatles gitu. Sehingga mereka tampil dengan membawakan lagu - lagu dari The Beatles.

Andy Tielman dari Tielman Brothers yang saya tonton berikutnya. It was great also! Membawakan lagu - lagu bernuansa blues/rock. Malam itu Andy Tielman sudah seperti Elvis Presley di atas panggung. Hehe. Dia juga membawakan lagu "Jailhouse Rock." Andy Tielman berkolaborasi dengan Emil(Naif), personel dari band Sore yang saya lupa namanya, dan satu musisi lagi tapi saya lupa juga. Hehe -). Oke setelah dibawa nuansa blues/rock oleh Andy Tielman saya dan teman - teman dihajar oleh band death metal asal Swedia, Dismember!! Yeah!! Walaupun Dismember baru main sekitar jam 1 dini hari, tapi rasanya masi ingin menikmati mereka! Hehe. Bagi malam itu sepertinya Dismember lah penutup, saya tidak tahu apakah ada yang tampil lagi atau tidak setelah mereka karena salah satu teman saya harus segera pulang pas ketika Dismember akan memberikan encore. Tapi walaupun tidak sampai habis bisa dikatakan kalau Dismember sangat menghantam Jakarta malam itu. Dan mereka juga menjadi salah satu band yang menyelamatkan acara menurut saya.

Jadi bisa dikatakan kalau saya agak kecewa dengan banyaknya ketidakjelasan band yang tampil pada hari itu. Apakah mereka jadi atau tidak saya tidak tahu. Atau apakah memang saya yang terlalu bodoh melewati mereka. Saya juga tidak tahu. Tapi yang saya rasakan pada hari itu tidak terasa seperti sebuah "rock parade." Yang saya harapkan adalah mungkin akan seperti Wacken Open Air!! Hehe. Tapi nyatanya tidak begitu. Dan sepertinya panitia nya juga agak kurang persiapan kalau menurut saya. Tapi setidaknya saya cukup puas dengan penampilan - penampilan yang kalau menurut saya sangat menyelamatkan hari itu buat saya. Antara lain dari Tengkorak, Dismember, Ucok AKA & Therapy, Trauma, Getah, Andy Tielman.
Well not what I expected and a bit dissapointed but it's ok lah.

.arwahneraka.

Senin, 04 Agustus 2008

Merekam Grindfest 2008



Hell Yeah!! for you all the motherfuckin grinders out there! Grindfest 2008 kemarin was a blast!

Seperti yang saya janjikan sebelumnya, saya akan berbagi cerita tentang malam saya di Grindfest 2008 kemarin. Ya saya tahu kalau Grindfest 2008 sudah lewat beberapa bulan dan mungkin saya sudah telat untuk mereview nya tp what the hell lah! Lagi pula saya tidak mereview ini dengan dalam, paling tidak apa yang saya alami pada saat malam itu saja. Hehe maklum baru mau nulis blog lagi ni.

Oke jadi saya pada malam itu tiba di venue sekitar jam 7 lewat. Memang acaranya di jadwal tertera kalau mulainya sekitar jam 1 siang. Tapi karena satu dan lain hal saya dan jamaah grindcoreiyah (saya dan beberapa orang teman saya) baru bisa berangkat dari rumah sekitar sore jam 5an. Semua orang tahu kalau dari Cinere menuju Thamrin itu paling tidak bisa memakan waktu 1 jam an mungkin lebih karena kondisi jalan di Jakarta yang sangat macet.
Langsung ke acara. Ketika saya tiba di dalam Stardust Cafe tempat dimana acara dilaksanakan, Grave Dancers sedang berdansa dengan para penonton. Saya tidak terjun ke pit pada saat itu, tetapi melihat Grave Dancers sangat menyenangkan dan cukup menjadi pemanasan malam itu. Di dalam venue juga terlihat beberapa orang personil dari band - band yang akan tampil seperti, Revan & Biman dari Rajasinga, Boy & Bonz dari Dead Vertical, dan masi banyak lagi. Setelah Grave Dancers, masi banyak band - band yang akan tampil pada malam itu. Seperti Drop, Borox, Dead Vertical, Rajasinga,dll.

Di sela - sela pergantian band di panggung, saya dan teman - teman saya berkeliling venue mencicipi lapak - lapak yang ada. hehe. Seperti lapak - lapak di gigs pada umumnya, malam itu banyak cd - cd dan merchandise band yang diperdagangkan. Salah satu teman saya yang bernama Winx mendapatkan sebuah cd dari band Final Attack. Saya sendiri membeli t-shirt Rajasinga yang desainnya adalah Singasimpson.Hehe. Lumayanlah saya pikir jauh - jauh pulang bawa souvenir.

Lanjut ke acara. Sebenarnya saya datang ke Grindfest pada malam itu di samping ingin menikmati gignya dengan sejumlah band hebat, saya juga sangat menanti - nanti sebuah band yang akan tampil pada malam itu. Sebuah band yang bisa dikatakan beraliran grindcore yang berasal dari Bandung. Ya, band yang saya maksud adalah Rajasinga!! Hell Yeah!! Singa Lapar!!! Beberapa hari sebelum Rajasinga main pada malam itu, saya mendpatkan album mereka Pandora di Hey Folks! Saya sangat menikmati album itu. Fukkin Great! Untuk yang membaca blog ini saya rekomendasikan album Pandora dari Rajasinga. Memang saya telat sekali mendapatkan albumnya, tp what the hell lah. Rajasinga rocks!!

Pada saat Rajasinga naik panggung saya sangat antusias dan langsung maju ke depan. Tampak tiga orang pemuda Bandung di atas panggung pada saat itu, Morrg (vokal & bas), Revan (drums & vokal), dan Biman (gitar). Kalau tidak salah nama - nama personil Rajasinga adalah demikian hehe. Ya mereka akhirnya pun bermain. Hell Yeah seperti yang saya harapkan! Benar - benar mantap! Track - track yang dimainkan pada malam itu antara lain adalah, Tujah, Singa Lapar, Balada Sumanto, dan masi banyak lagi. Saya merasa kurang puas dengan penampilan mereka. Bukan karena segi penampilannya, melainkan karena segi waktu. Saya ingin mereka main lebih lama. Tapi yasudahlah paling tidak sudah bisa menyaksikan mereka juga sudah sangat senang.
Setelah Rajasinga saya menyaksikan band yang juga lumayan saya tunggu yaitu Dead Vertical! Dan mereka grinding sekali pada malam itu! Yeah!! Dead Vertical pada malam itu sangat menghajar penonton dengan nomor - nomor andalan seperti, Polemik,Buta, No Suicide,Play With The Dead,dll. Puas saya menonton Dead Vertical pada malam itu.

Sayangnya saya dan teman - teman saya harus pulang sekitar jam 11an lewat setelah Dead Verical main karena berhubung kami naik angkutan umum jadi kalau terlalu malam takut tidak dapat bis(maklum anak sekolah hehe). Sebenernya janggal juga si datang telat dan pulang duluan. Tapi what the hell lah i fuckin enjoyed the night and I enjoyed the gig!
Kesimpulan :Dari sudut pandang pribadi, Grindfest 2008 was a blast! walaupun datang telat dan pulang duluan (Rajasinga fuckin rocks!!)

Pelajaran buat saya :Next gigs kalau acranya malam, akan datang awal dan berusaha mencari teman yang punya kendaraan pribadi agar pulang nya tidak rebek.Hehe
Jadi itulah malam saya yang sanagat enjoy sekali namun bisa dikatakan singkat di Grindfest 2008!! Terima kasih sudah mau membaca tulisan - tulisan amatiran ini. hehe. Cheers!

.arwahneraka.

Sabtu, 21 Juni 2008

Grindfest 2008



GRINDFEST 2008!!!! STARDUST CAFE SARINAH 22 JUNI 2008

Ya Grindfest 2008 diadakan di Stardust Cafe Sarinah Thamrin. Acara yang sudah lama saya tunggu - tunggu. Sangat antusias dari beberapa minggu ke belakang untuk menunggu datangnya acara ini. Ya semoga besok rencana saya untuk datang ke acara ini lancar. Amin.

Grindfest besok akan ada band - band liar dan grinding of course. Antara lain seperti Rajasinga, Dead Vertical, Tersanjug13,Proletar,Datered,Borox,Grave Dancers, Bleeding Flesh, dan masih banyak band hebat yang lain tentunya. Band yang sangat saya tunggu - tunggu adalah band dari Bandung yaitu Rajasinga dan band dari Jakarta Timur Dead Vertical!! Yeahh!! Beberapa waktu yang lalu saya membeli album kedua band ini, yaitu "Pandora" dari Rajasinga dan "Infecting The World" dari Dead Vertical. Setelah saya mendengar kalau mereka akan tampil di Grindfest 2008 saya langsung mempersiapkan diri untuk berpogo ria di Grindfest 2008. Yeah!! Akan menjadi hancur Stardust bila dua band ini main satu panggung!Haha. Jadi kalian yang ingin menikmati Grindfest 2008 ini datang saja ke Stardust Cafe lantai 14 Gedung Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat. Hehe. Well see you all at the gig! Dan tunggu postingan saya berikutnya, karena sepertinya saya akan memposting mengenai Grindfest 2008 ini! Hehe. Yeah!!!


.arwahneraka.

Jumat, 20 Juni 2008

Efek Rumah Kaca - Peluncuran Nada Sambung Pribadi "Di Udara"






"...ku bisa tenggelam di lautan, ku bisa di racun di udara..."

Begitulah sebuah petikan lirik dari lagu "Di Udara" dari Efek Rumah Kaca yang kemarin malam pada tanggal 20 Juni 2008 telah meluncurkan nada sambung pribadi untuk lagu tersebut.

Sejak sekitar sehabis Maghrib sudah lumayan banyak penggemar ERK yang nongkrong di Timeout Cafe Pasar Festival, Kuningan. Ada yang menunggu sambil memesan minuman dan berbincang - bincang dengan kolega nya, namun ada juga yang menunggu acara dengan duduk di lantai dan trotoar jalanan. Nampak di kalangan para penonton terlihat para personil ERK sendiri, yakni Cholil, Adrian, dan Akbar. Mereka nampak sedang berbincang - bincang dengan para rekan - rekan mereka. Berhubung acara ini adalah peluncuran nada sambung pribadi lagu "Di Udara" yang didedikasikan untuk Alm. Munir, tampak juga istri dari Alm. Munir Ibu Suciwati dan putranya. Sepertinya pihak acara mengundang Ibu Suciwati untuk menghadiri acara semalam untuk menunjukkan dedikasi yang begitu besar dari ERK dan teman - teman kepada Alm. Munir. Tidak lupa juga bahwa seluruh royalti RBT "Di Udara" akan didonasikan kepada Munir Institute. Yakni sebuah jaringan institusi di bidang pendidikan yang bertujuan untuk menginspirasi publik akan spirit Munir. Sungguh begitu besar dedikasi dari ERK untuk Almarhum.

Langsung saja ke acara. Sekitar pukul 19.00 dua MC pun memegang mic dan membuka acara. Tidak lama setelah itu para penonton diajak untuk menyaksikan pemutaran film "Bunga Dibakar" karya Ratrikala Bhre Aditya. Sebuah dokumenter yang menceritakan tentang Munir dan betapa besarnya beliau, namun banyak orang yang memandang beliau sebelah mata dan tidak suka kepadanya. Secara pribadi saya menyukai film tersebut, dan nampaknya para hadirin yang lain pun juga. Tapi saya tidak akan membahas mengenai film itu pada kesempatan kali ini. Berikutnya acara dilanjutkan dengan pemutaran video klip "Di Udara" karya Adi Cumi. Saya sudah pernah menyaksikan video klip tersebut di Youtube beberapa waktu lalu, tapi rasanya saya belom bosan menyaksikannya berulang - ulang. Dan satu kata untuk video klipnya KEREN!! Saksikan sendiri bila penasaran. Lanjut ke acara, berikutnya adalah penampilan dari beberapa band yang mengisi acara antara lain, Lull, Epic, It's Different Class, sebelum akhirnya ditutup oleh Efek Rumah Kaca sendiri. Sayang saya tidak menonton band - band pembuka ERK kecuali Lull karena ada keperluan. Lull tampil begitu memukau semalam dan pada lagu terakhir mereka membawakan lagu dari Young & Restless (kalo tidak salah). Setelah Lull tampil, ERK pun tampil dan para penonton pun langsung memadati venue. Mereka yang tadinya hanya duduk - duduk seakan dipanggil oleh sinyal ERK dan venue cafe yang berkapasitas kecil itu dipenuhi dengan penonton. Ada yang duduk di lantai di depan ERK main, ada juga yang di belakang berdiri sambil berusaha menyaksikan penampilan dari ERK, bahkan sampai ada yang berdiri di kursi karena tidak bisa melihat dengan berdiri.Hehe. ERK tampil ciamik sekali semalam. ERK tampil tidak begitu lama, namun tetap saja kualitas performa merek dua jempol bahkan empat jempol jika dihitung jempol kaki saya. Mereka membawakan tembang - tembang dari album pertama mereka seperti "Debu - Debu Beterbangan", "Desember", "Sebelah Mata", dan juga sebuah lagu yang akan keluar di album ke-2 nanti yang berjudul "Hujan Jangan Marah", penampilan ditutup dengan lagu Di Udara(kan acaranya juga peluncuran nsp Di Udara, hehe). Namun penonton tidak puas merek mau lagi. Akhirnya dengan baik hati ERK pun memberikan encore dengan membawakan lagu "Jalang."

Sungguh sebuah acara yang hebat dan mulia sekali. Sungguh salut saya sebesar - besarnya untuk ERK dan penyelenggara. Hebat sekali menyaksikan sebuah band yang begitu besarnya dedikasi mereka untuk seorang yang begitu besar perannya terhadap negara ini. Seorang tokoh yang tidak pernah takut untuk membela kebenaran, seorang tokoh yang masih peduli dengan negeri ini, namun sayangnya banyak dari mereka yang tidak senang dan cenderung mengeleminasi beliau dari peradaban.
Munir, Semoga dirimu tenang kini.

"...tapi aku tak pernah mati, tak akan berhenti..."


.arwahneraka.

Debutan

Hell-O. Saya baru memulai menulis blog, dan sepertinya ini hanya kerjaan iseng - iseng saja untuk mengisi waktu. Siapa tau juga blog saya ini di masa depannya bisa dijadikan buku seperti Raditya Dhika(hampir ga mungkin si) Hehe. Sebenarnya saya juga tidak begitu mengerti detail tentang blogging dan orang - orang di sekeliling saya juga bukan para blogger, bahkan jarang sekali saya berbincang - bincang dengan seorang blogger. Jadi blogging ini adalah hal baru bagi saya. Jadi mohon maaf bila saya masi menulis blog seperti "rookie" hehe. Blog saya ini mungkin hanya wadah bagi saya untuk menceritakan hal - hal dalam hidup saya. Ya mungkin bila ada beberapa orang bilang ini lampiasan curhat boleh juga, terserah mereka mau bilang apa. Oke mungkin ini dulu untuk kali ini. Lumayan lah segini untuk debutan kan. Hehehe

.arwahneraka.